Senin, 01 Juli 2019

Babinsa Janggan Bersama Karang Taruna Gugur Gunung Bersihkan Waduk Gonggang


Magetan - Berawal dari kegiatan rutin monitor wilayah /mowil  Sertu Tukiyo Babinsa 0804/05 poncol melihat tumpukan sampah daun daun kering  dan dahan yang patah berserakan di perairan waduk gonggang. Ini sangat mengganggu pemandangan dan merusak kwalitas air. Padahal air dari waduk ini digunakan untuk kebutuhan suplai sebagai air baku bagi masyarakat. Selain itu sampah-sampah ini juga mengganggu budidaya perikanan air darat. Senin(1/7/2019)

Melihat kondisi tersebut Babinsa Janggan Sertu Tukiyo langsung bertindak, Sertu Tukiyo melaksanakan koordinasi dengan ketua karangtaruna untuk melaksanakan gugur gunung membersihkan perairan di waduk Gonggang "gayung bersambut tangan " kerja bakti pun di laksanakan dengan gembira dan penuh antusias, ternyata kepedulian babinsa disambut hangat oleh masyarakat.

Di sela sela kesibukanya mbah Sarmo selaku Kepala Desa Janggan " mengucapkan terimakasih kepada pak babinsa yang telah membangun kepudulian karang taruna terhadap lingkungan dan sumberdaya alam buatan di desa janggan" ucapnya.

Sertu Tukiyo juga mengucapkan terimakasih atas kerja bakti yang dilaksanakan dengan gembira dan antusias yang tinggi "alam merupakan titipan dari anak cucu kita jadi kita wajib menjaga kelestarianya"  Imbuh Sertu Tukiyo.

Tiba tiba dari belakang terdengar celetuk an  "pak babinsa kapan kerja bakti lagi" ini merupakan salah satu bentuk keakraban dan  kedekatan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat bersama babinsanya di Desa Janggan. (R.05)

Babinsa Bersama Petugas PPL Sosialisasikan Cara Atasi Hama Tikus


Magetan - Puluhan petani siang itu berbondong bondong berkumpul di rumah Bpk Anwar selaku Ketua Poktan Tani Tekun Ds. Baluk Kec Karangrejo Kab.Magetan. Acara rutin yang di selenggarakan oleh Poktan Tani Tekun ini bertujuan sebagai wadah menyampaikan imformasi, tukar pikiran dan permasalahan tanaman padi, baik hama dan cara mengatasinya. Senin(1/7/2019)

Babinsa Desa Baluk Koramil 0804/07 Karangrejo Serda Nur Basuki mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat positif sekali,karena para petani kususnya bisa langsung bertanya kepada ahlinya baik PPL maupun dari pihak Formulator selaku penyedia obatnya,kami selaku Babinsa sangat apresiasi dan mendorong sekali kegiatan semacam ini,hal ini merupakan wujud tanggung jawab saya sebagai Babinsa dalam mendampingi para petani dari awal penggolahan lahan,masa tanam,perawatan maupun panen hingga pemasaranya,sehingga apa yang di harapkan pemerintah yaitu Swasembada Pangan Nasional dapat tercapai, “jelasnya”.

Sementara itu masih di tempat yang sama PPL Karangrejo Ir Suwarno menambahkan bahwa hama tikus untuk saat ini adalah  musuh no 1 bagi petani,di banding hama lainya baik wereng maupun sundep,walang sangit dan lain sebagaianya,karena hama tikus sekali menyerang batang tanaman padi yang mulai berisi secara total,dan otomatis batang padi akan mati,dan puncaknya menyerang padi uang akan memasuki masa panen.Hal ini disebabkan karena pengendalian hama tikus oleh petani selalu terlambat, karena mereka mengendalikan setelah terjadi serangan dan kurangnya monitoring oleh petani, “Jelasnya”.

Untuk itu kami tekankan kepada para petani agar selalu mengamati terus di mana lahan itu selalu  ada gejala serangan tikus,karena tikus selalu bermigrasi dalam jumlah yang besar,setelah kita bisa memetakan keberadaaan tikus bisa kita lakukan penangananya baik gropyokan secara massal maupun dengan cara pakai obat,yang mana kita campur dengan umpan dan umpan di taruh di sekitar tikus akan muncul, dan dlm pemberian umpan kita beri interval waktu selama tiga hari, “tambahnya”.

Ketua Poktan Tekun Tani Bapak Anwar menyampaikan banyak terima kasih atas kedatangan babinsa dan petugas PPL yang hadir dalam pertemuan kelompok tani, sehingga apa yang di sampaikan tadi kususnya anggota kelompok tani Tekun Tani menjadi lebih mengerti  dan paham cara  mengendalikan dan mengatasi hama tikus ini.

Setelah acara sosialisasi ini selesai di lanjutkan demplot/uji coba yang langsung di motori dari pihak Formulator di mana para petani mendapatkan obat pembasti tikus secara gratis, “pungkasnya”.

Hadir dalam kesempatan itu di antaranya,PPL Karangrejo Ir. Suwarno, Babinsa Desa Baluk Serda Nur Basuki, Formulator dari PT Bayer Sdr Supriyanto, Bpk Anwar selaku ketua Poktan Tani Tekun dan juga anggota poktan Tekun Tani.  (By R-07)

Babinsa Balegondo Ajak Perguruan Pencak Silat Ciptakan Keamanan Wilayah


Magetan - Gesekan antar perguruan silat masih kerap terjadi, banyak faktor yang menjadi penyebab pertikaian antar perguruan pencak silat ini, dari masalah sepele bisa menjadi pertikaian besar jika sudah menyinggung soal kehormatan dan solidaritas antar anggota perguruan pencak silat.

Menyikapi hal tersebut Babinsa Balegondo Sertu Mujiono mengajak perguruan pencak silat yang ada di desa binaannya untuk selalu ikut membantu menjaga Kamtibmas wilayah dan tetap bersatu dan tidak mudah terprovokasi dengan berita yang bisa memecah belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Hal itu dikatakan Sertu Mujiono saat menghadiri ujian kenaikan tingkat perguruan IKS PI (Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia) Kera Sakti Cab. Magetan di Balai pertemuan Dsn. Babadan Ds. Balegondo Kec. Ngariboyo Kab. Magetan. Senin(1/7/2019)

Sertu Mujiono mengajak agar perbedaan antar perguruan jangan kemudian dijadikan pangkal pertentangan. Tapi keberagaman perguruan silat, itu hendaknya dapat dijadikan sebagai potensi untuk membangun persaudaraan, kerukunan, persatuan dan kesatuan antar perguruan. “Dengan kebersamaan diharapkan tidak ada lagi perkelahian antar perguruan namun akan membina dan menjaga kerukunan dan kekeluargaan bersama warga masyarakat lain” kata mujiono.

Ditempat terpisah Danramil 0804/01 Magetan Kapten Inf Kiswanto menghimbau agar menghindari gesekan atar  perguruan pencak silat dengan menanamkan  jiwa nasionalisme dan semangat patriotisme dalam upaya menumbuhkan kecintaannya kepada tanah air, disamping itu harus memiliki komitmen dalam ikut serta memajukan olahraga pencak silat khususnya di Kab. Magetan. “tuturnya” (R.01)

Kegiatan Pengajian Di Desa Binaan Merupakan Sarana Komsos Bagi Babinsa


Magetan - Tuntutan Tugas dan Profesionalisme dalam menjalankan tugas kewilayahan merupakan tanggung jawab Bintara Pembina Desa yang harus berada di tengah – tengah masyarakat dalam setiap kegiatan , selain itu keberadaan babinsa di wilayah dapat memberikan semangat dan  motivasi serta memberikan sulusi pemecahan terhadap kesulitan yang dialami warga  binaannya.

Seperti dalam kegiatan pengajian dan majelis dzikir di Mushola Al Hidayah Dusun Limasan Desa Madigondo, selaku babinsa desa setempat Sertu Budi Prabowo selalu hadir ditengah- tengah warganya. Kehadiran Babinsa tersebut delain dimaanfaatkan sebagai saranasilaturahmi juga sekaligus sebagai  komsos  pendekatan kepada tokoh yang ada di desa.

Saat dikonfirmasi Media Center Kodim 0804/Magetan  Sertu Budi Prabowo selaku Babinsa Madigondo  menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu sarana pendekatan kepada masyarakat, dan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga terjalin tali silaturahmi yang baik antara Koramil 11/Takeran dengan warga masyarakat, khususnya warga Dusun Likasan,dan warga Desa Madigondo pada umumnya, “pungkas Sertu Budi Prabowo”

Babinsa Madigondo menghadiri Pengajian Majelis Dzikir dan Sholawat yang di pimpin H. Djakarsi   yang di hadiri sekitar 150 orang, Sabtu malam (29/06/19). 

Selain dihadiri Babinsa pengajian ini juga dihadiri Camat Takeran diwakili Bpk. Wahyudi,  Wakapolsek Takeran, Kepala Desa Madigondo, Bhabinkamtibmas Madigondo serta jamaah Zdikir Dusun Likasan, pelaksanaan pengajian ini dipimpin oleh Kyai dari Madiun. (R.11)



Danramil 0804/12 Lembeyan Hadiri Temu Kangen Alumni STAIM Magetan


Magetan - Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Drs Puguh Priyandoko menghadiri halal bihalal dan temu kangen Keluarga Besar STAIM Magetan Kampus 2 Lembeyan,  dikantor Aswaja MWC NU Desa Pupus, Kec. Lembeyan, Kab. Magetan. Minggu(30/7/2019)

Pimpinan Kampus 2 Lembeyan Munir Ichwan S.Pdi  menyampaikan halal bihalal dan temu kangen Keluarga Besar STAIM Magetan Angkatan I - VII nntuk memperkuat tali silaturahmi dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki para alumninya, hadir untuk bernostalgia dan juga memperkuat jejaring sesama alumni.

Kita bangga menjadi bagian dari STAIM Magetan, saya sangat berharap teman-teman alumni, kita perkuat ikatan silaturahmi agar  peran STAIM dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Magetan. ”tuturnya”

Sementara itu Danramil 0804/12 Lembeyan menegaskan  bahwa menjadi tugas para alumni untuk terus menjadikan almamater STAIM ini sebagai yang terbaik, melalui kerja dan karya nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. “tuturnya”.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain pengasuh Ponpes Cokro Kertopati Takeran Dr. M Choirul Anam S.Pdi, Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Drs. Puguh Priyandoko anggota Polsek Lembeyan, Kepala kelurahan Lembeyan Kulon  Sukimin S.Sos, sesepuh NU lembeyan KH. Samsul Hadi,Tokoh Masyarakat  serta Mahasiswa alumni STAIM Magetan. (R.12)