Selasa, 22 September 2015
Reuni Akbar Alumni PK-1 TA 1993 di Surabaya
Teman-teman Alumni SECATA PK-1 SE
INDONESIA terkasih. Tidak terasa, kita telah mengabdikan diri selama 22 tahun
sejak kita dilantik pada tanggal 18 September 1993dan usia pengabdian kita
sudah mencapai usia 22 tahun. kita telah merayakannya di
Surabaya 20 September dengan mengadakan Acara Reuni Akbar Alumni PK-1 TA.1993, kebersamaan kita makin terjalin erat dan saling temu kangen karena 22 tahun tidak bertemu acara menjadi haru dan terkesan, pada acara reuni tersebut dengan
serangkaian acara diawali Pembukaan Prabowo, Treadmill dan Cek untuk Prajurit
Prabowo, Treadmill dan Cek untuk Prajurit
Senin sore ini (9 September 2013) saya bertemu Asaldin Gea di salah
satu kawasan di sekitar Grand Indonesia. Gea begitu panggilannya,
seorang mantan prajurit Kopassus dengan pangkat akhir Kapten TNI. Ia
juga dikenal oleh banyak tentara sebagai mantan ajudan Prabowo di zaman
kemasannya. Usianya masih terbilang muda, 43 tahun dan juga memilih
mundur sebagai tanda kesetiaannya pada sosok Prabowo. Tetapi ia enggan
bicara banyak alasan-alasan kemundurannya. Sebab ia sangat menghormati
lembaga yang pernah membesarkannya itu. “Bicara TNI, sampai akhir hidup
saya tetap menjadi kebanggaan meski saya memilih pensiun muda, itu
privacy saya. Yang pasti kesetiaan ini tak terbatas untuk seorang
jenderal bernama Prabowo Subianto,” katanya singkat.
Sembari diskusi kecil tentang pergerakan politik Pak Prabowo jelang
Pilpres 2014, tiba-tiba Gea tergelak setelah melihat treadmill yang
dipajang di salah satu etalase. (treadmill; fasilitas olah raga lari dan
jogging yang biasa dipakai di ruangan). “Bang, fasilitas treadmill
seperti ini membuat saya pernah gemetaran di depan Pak Prabowo,”
katanya sembari tertawa keras, seolah-olah ia mengingat sesuatu yang
teramat lucu.
Senin, 21 September 2015
Prabowo Ceritakan Asmujiono 3193 yang Masuk Kopassus meski Tak Penuhi Syarat
Saat bertemu anak-anak yatim dan menggelar doa bersama di Nusantara
Polo Club (NPC), Jagorawi Golf & Country Club, Bogor, Minggu
(25/5/2014), Prabowo Subianto memberikan motivasi dengan menceritakan
kisah Asmujiono.
Asmujiono adalah anak buahnya di Korps Pasukan Khusus (Kopassus) yang yatim piatu sejak umur 6 tahun. Meski demikian, Asmujino menjadi salah satu personel terbaik andalan Kopassus dan menjadi orang Indonesia pertama yang mencapai tempat tertinggi dunia yakni puncak Gunung Everest.
Asmujiono adalah anak buahnya di Korps Pasukan Khusus (Kopassus) yang yatim piatu sejak umur 6 tahun. Meski demikian, Asmujino menjadi salah satu personel terbaik andalan Kopassus dan menjadi orang Indonesia pertama yang mencapai tempat tertinggi dunia yakni puncak Gunung Everest.
Asmujiono NRP 3193 ungkap alasan keluar dari Kopassus
Asmujiono, anggota Kopassus pertama yang mencapai Puncak Gunung
Everest, Nepal, resmi mendapat penghargaan rekor dari Museum Rekor Indonesia
(MURI). Namun, dirinya mengakui bahwa pencapaiannya 17 tahun lalu itu tidaklah
mudah.
Pria kelahiran Malang, 1 September 1971 itu bahkan harus merelakan matanya usai berhasil menduduki puncak tertinggi itu.
"Orang harus mengerti tak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Saya terima (kondisi saya), kalau sampai sesuatu itu harus berkorban. Walaupun sekecil apapun," kata Asmujiono saat acara 'Peringatan 17 Tahun Berkibarnya Merah Putih di Puncak Mount Everest' yang diadakan oleh Fadli Zon Libray di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (26/4).
Jumat, 03 Juli 2015
Majlis Ilmu dan Dikir Nopember 2014
Rekaman Pengajian Rutin Majlid Ilmu dan Dikir, Pelabuhan hati penunutu Ilmu
Rekaman Bisa Disimak Donlod : Disini
Rekaman Bisa Disimak Donlod : Disini
Langganan:
Postingan (Atom)









