Jumat, 12 Agustus 2016

Danrem 081/DSJ Pimpin Sertijab Danyonif 511/DY



Danrem 081/DSJ Pimpin Sertijab Danyonif 511/DY

Blitar - Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budyakto memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 511/DY dari Letkol Inf Wildan Bahtiar, kepada Mayor Inf Dodik Novianto, S.Sos bertempat di lapangan Makoyonif 511/DY Blitar yang diikuti sekitar 300 orang, Kamis (11/8/16).
Prosesi upacara Sertijab Komandan Yonif 511/DY ditandai dengan penyematan pangkat dan tanda jabatan, penyerahan tongkat komando dan Tunggul Yonif 511/DY oleh Inspektur Upacara (Irup) Danrem 081/ DSJ Kolonel Inf Piek Subyakto kepada pejabat baru Mayor Inf Dodik Novianto, S.Sos, sementara Letkol Inf Wildan Bahtiar, selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Pabandya Sopsdam V/Brw.

Dan Unit Intel Kodim 0807/Tulungagung Berikan Wasbang Dalam Acara Pembentukan Kader Bela Negara Di Tulungagung



Dan Unit Intel Kodim 0807/Tulungagung Berikan Wasbang Dalam Acara Pembentukan Kader Bela Negara Di Tulungagung

(Tulungagung) Bertempat di Kantor Desa Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Kader Bela Negara sebagai nara sumber Dan Unit Intel Kodim 0807/ Tulungagung Letda Inf Khoirudin yang  dihadiri sekitar 150 orang. Kamis(11/8/16) 

Sekretaris Kesbangpol Tulungagung Drs. Suparni dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah dalam rangka menumbuhkan dan  mewujudkan rasa cinta Tanah Air,  keutuhan bangsa negara Indonesia. Terlebih lagi dalam kondisi saat ini

Kodim 0804/Magetan Gelar P4GN Triwulan III TA. 2016



Kodim 0804/Magetan Gelar P4GN Triwulan III TA. 2016

MAGETAN, Kodim 0804/Magetan jajaran Korem 081/Dhirotsaha Jaya  melaksanakan kegiatan P4GN (Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Triwulan III TA. 2016 yang di ikuti 220 orang angota Militer, PNS, dan Persit Kodim 0804/Magetan. Kamis(11/8/16)

Kasdim 0804/Mgt Mayor Inf Suyono  dalam sambutannya menyampaikan bahwa P4GN merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan bertujuan agar anggota mengerti dampak dan bahaya penggunaan Narkoba. Sangsi bagi pengguna Markoba khususnya anggota TNI AD yaitu pemberhentian  dengan tidak hormat/pecat. Hindari penyalah gunaan  Narkoba, apalagi menjadi pengguna  dan   pengedar Narkoba. Ujar Mayor Inf Suyono .

Lebih lanjut  Mayor Inf Suyono  menyampaikan bahwa Kodim 0804/Magetan mendukung penuh perang terhadap narkoba karena Negara kita saat ini sedang darurat narkoba. Saat ini  narkoba tidak hanya tersebar pada kalangan tingkat ekonomi atas saja tapi sudah masuk pada lini ekonomi bawah hal ini karena saat ini narkoba sangat mudah untuk mendapatkannya. Kodim 0804/Magetan selalu bekerjasama dengan BNN, Polres serta kejaksaan agar narkoba tidak beredar di Kabupaten Magetan. Sebelum memerangi narkoba keluar, Kami menegaskan bahwa akan membersihkan kedalam Kodim sendiri. Kegiatan P4GN ini memang sudah dilaksanakan berulang kali untuk mengingatkan dan mencegah agar para prajurit, PNS dan Persit tidak terlibat dalam kegiatan narkoba. Saya mengajak kepada seluruh yang hadir agar bersama-sama memerangi narkoba, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi Kita semua. Ucap Mayor Inf Suyono
Kegiatan selanjutnya penyampaian materi oleh Nara Sumber Dr Heri  yang intinya antara lain  Menjelaskan jenis-jenis Narkoba/Psikotropika. Cara penggunaan Narkoba/Psikotropika. Penjelasan tentang Bahaya dan dampak penggunaan Narkoba/Psikotropika serta  Efek Sosial, Mental dan Klinis bagi pengguna. Selesai pemberian materi oleh nara sumber kegiatan dilanjutkan pelaksanaan  Test Urine secara acak yang diikuti 50 orang militer dan PNS Kodim 0804/Magetan.
Tampak hadir dalam kegiatan P4GN (Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) antara lain Kasdim 0804/Magetan  Mayor Inf Suyono, Pasi Intel Dim 0804/Magetan Kapten Inf Priono, Nara sumber dari Denkesyah 05.04.01 Madiun dr. Heri,  Perwira Staf, Danramil Jajaran Dim 0804/Magetan,Komandan Subdenpom Magetan Lettu CPM Junaidi,  Anggota Militer, PNS dan  Persit Kodim 0804/Magetan. (tsr)

LOMBA BARIS BERBARIS/GERAK JALAN PASUKAN KEHORMATAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 71 TAHUN 2016 DI BLITAR



LOMBA BARIS BERBARIS/GERAK JALAN  PASUKAN KEHORMATAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 71 TAHUN 2016 DI BLITAR

Blitar : di halaman Kantor Walikota Blitar dilaksanakan pemberangkatan Lomba Baris berbaris dalam rangka memperingati HUT RI ke 71 tahun 2016 dengan route Startd depan Kantor Walikota Blitar Jl.Merdeka - Jl.Teratai - Jl. Mastrib - Jl. TGP - Jl. A Yani - Jl.Dr Sutomo - Jl. Sultan Agung -  Jl. Panglima Sudirman - Jl. Cokaminoto - Jl. Semeru Finish depan Pendopo Kabupaten Blitar diikuti oleh  134 Ru terdiri dari Dinas dan Instansi Pemerintah Kota Blitar pelaksanaan diberangkatkan oleh Walikota Blitar  Muh Samanhudi Anwar. Kamis(11/8/16)  

Jumat, 05 Agustus 2016

TECHNICAL MEETING DALAM RANGKA LOMBA KARYA CIPTA LAGU TINGKAT SLTA SEKABUPATEN MAGETAN DALAM RANGKA HUT TNI KE 71 TAHUN KODIM 0804/MAGETAN





Jumat , 5 Agustus 2016
Kabupaten Magetan adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah, atas dasar fenomena ini kemudian timbulah prakarsa dari para pencipta musik untuk memadukan kedua akar budaya tersebut untuk bisa menciptakan ragam karya-karya baru dibidang musik.
Selaras dengan tugas pemerintah daerah melalui KODIM 0804 MAGETAN ikut serta dalam membina dan mengembangkan seni budaya akan menyelenggarakan lomba karya cipta lagu sebagai ajang peningkatan kreatifitas dan penghargaan terhadap karya-karya baru.
Maksud dan Tujuan Potensi seni budaya yang berada di Kabupaten Magetan sangat beragam untuk festival ini mempunyai maksud untuk memberikan wahana berkreatifitas dan bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas seni dibidang musik serta sebagai bentuk pengembangan potensi seni budaya di Kabupaten Magetan.

Jumat, 15 Juli 2016

Pasar Sayur Magetan Kembali Terbakar



Bersama gemericik gerimis, Kamis (14/7) malam ini, sekira pukul 19.30 WIB, Pasar Sayur Magetan, terbakar. Posisi kebakaran adalah sisi selatan jantung perekonomian Magetan, atau di ruas Jalan Kunti, Kelurahan Sukowinangun. Persisnya di pintu masuk selatan Pasar Sayur, sebelah timur Pos Polantas. Hanya dalam tempo kurang dari satu jam, 30 kios Pasar Sayur Magetan habis dilalap si jago merah, 14 Juli 2016 malam. Api diduga dari arus pendek listrik disalah satu kios.


Salah satu Humas Kodim 0804/Magetan saat lewat pasar sayur melihat kebakaran langsung dilaporakan kepada perwira siaga Kodim 0804/Magetan, Perwira siaga Kapten Inf Supriyanto langsung menuju Lokasi untuk mengecek terjadinya kebakaran di pasar sayur, kemudian memerintahkan anggota TNI Kodim untuk membantu pemadanan bersama PMK yang didatangkan dari madiun,ngawi, ponorogo, PDAM magetan dan PMK Magetan, Polisi beaerta ratusan masyarakat turut membantu memandamkan api dan menyelamatkan barang-barang yg belum terbakar,

Senin, 18 April 2016

KODIM 0804/MAGETAN , GELAR PRA-TMMD KE-96 TA. 2016, DI KAB. MAGETAN



KODIM 0804/MAGETAN , GELAR  PRA-TMMD KE-96 TA. 2016, DI KAB. MAGETAN

Magetan (www.kodim-magetan.com) – TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke-96 tahun 2016 sebentar lagi akan dilaksanakan. Untuk wilayah Korem 081/Dsj, Kodim yang akan melaksanakan TMMD Ke-96 nanti adalah Kodim 0804/Magetan, sedangkan lokasi pelaksanaan TMMD yang dipilih oleh Kodim 0804/Magetan sesuai rencana yang diajukan ke komando atas akan dilaksanakan diwilayah Kabupaten Magetan tepatnya di Ds Manjung Kec. Panekan Kab Magetan. Persiapan TMMD Ke-96 Kodim 0804/Magetan sudah mulai kelihatan, pada bulan April Senin tanggal 18 April 2016 Kodim 0804/Magetan sudah mulai melaksanakan kegiatan Pra TMMD.

Kamis, 07 April 2016

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Kodim 0804/Magetan



Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Kodim 0804/Magetan

Komando Distrik Militer 0804/Magetan, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi selesai menjadi Irup Penutupan Pendidikan Tamtama Gelombang II Tahap I Tahun 2016 di Magetan, didampingi Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Hardani Lukitanta Adi, Danrindam V/Brw Kolonel Inf Piek Budyakto, Waaspersdam V/Brw, melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0804/Magetan. Selasa 5 April 2016.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Sumardi, menyampaikan kepada seluruh anggota jajaran Kodim 0804/Magetan untuk meningkatkan kedisiplinan sebagai salah satu syarat utama dalam keberhasilan menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya, mengajak kepada seluruh Prajurit Kodam V/Brw agar bekerja lebih keras lagi, Pangdam juga mengharapkan kepada seluruh Prajurit jangan sampai melakukan pelanggaran untuk menghindari kerugian baik personel maupun materiil dan jaga nama baik satuan, jangan ada lagi pelanggaran di satuannya masing-masing.

Pangdam V/Brw Tutup Dikmata TNI AD Gel II Tahap I Program TA 2015

Magetan, Korem 081/DSJ - Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi menjabat Inspektur Upacara (Irup) pada upacara penutupan pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahap I Program TA. 2015 (OV), di Depo pendidikan Secata A Rindam V/Brawijaya Magetan, Selasa (5/4/16).

Bertindak selaku Komandan Upacara (Danup) Letkol Inf Asep Sudrajat Jabatan sehari-hari Komandan Secata Rindam V/Brw. Pendidikan yang diikuti oleh 409 siswa calon Tamtama TNI AD, dinyatakan lulus 100%, dan dilantik menjadi prajurit Tamtama TNI AD dengan pangkat pertama Prajurit Dua. Selanjutnya para prajurit baru ini akan mengikuti pendidikan kejuruan, sesuai kesenjataan masing-masing. Menurut rencana setelah mendapatkan kualifikasi kecabangan, masing-masing prajurit yang sudah menyandang pangkat Prada tersebut, akan ditempatkan di Kesatuan-kesatuan jajaran TNI AD seluruh wilayah Indonesia.

Rabu, 06 April 2016

Hebat, Pangdam IV/Diponegoro Kembalikan Uang Rp 366 Juta dan Periksa 20 Oknum



Hebat, Pangdam IV/Diponegoro Kembalikan Uang Rp 366 Juta dan Periksa 20 Oknum

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Jaswandi mengembalikan uang, terkait kasus penyimpangan Werving Cata PK TNI AD gelombang I dan II tahun 2015, usai pelaksanaan upacara Penutupan Pendidikan Secata, di Gombong, Kebumen, Selasa (5/4/2016) kemarin. Jumlah uang itu mencapai Rp 366 juta, dikembalikan kepada sembilan orangtua Prajurit Siswa (Prasis).
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/ Diponegoro, Kolonel Inf Zainul Bahar menyebut jumlah nominal itu belum keseluruhan. Kemungkinan lebih dari Rp 366 juta. "Saat ini, masih ada sekitar 20 oknum anggota maupun calo yang kami periksa," terangnya saat dihubungi Tribun Jateng, Rabu (6/4/2016).
Zainul membeberkan, kisaran dana yang diminta calo dari tiap orangtua Prasis mulai Rp 25 juta hingga Rp 100 juta. "Pengungkapan kasus calo ini berkat informasi dari pihak orangtua Prasis. Kami berharap, masih ada laporan serupa agar praktik calo ini dapat kami libas sampai akarnya," tegas Zainul.
Diberitakan sebelumnya, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Jaswandi mengungkapkan masih ada orang beranggapan menjadi prajurit TNI butuh dana ratusan juta. Persepsi tersebut, dikatakannya merugikan institusi TNI.
"Kepanitiaan seleksi sangat ketat, tak ada intervensi dari pihak manapun," tegasnya.
Jaswandi mengimbau agar orangtua Prasis tak tergiur jasa calo atau oknum TNI, yang mampu meluluskan calon prajurit dengan biaya berapapun itu. Menurutnya, menjadi anggota TNI benar-benar tidak dipungut biaya sedikitpun. "Kami tak akan segan memberi sanksi tegas, jika ditemukan calo. Terlebih yang menjadi calo adalah oknum TNI," bebernya.
Jaswandi menyarankan agar orangtua Prasis segera melapor, apabila ada oknum menawarkan janji mampu loloskan Prasis. Laporan bisa ditujukan langsung ke pihak Polisi Militer.
"Kami ingin orangtua Prasis tak sampai kena tipu, seperti yang baru saja dialami Secata PK gelombang I dan II 2015," harapnya.
Jaswandi mengimbuhkan, proses penerimaan anggota TNI melalui tahap seleksi dan tes. Peserta seleksi calon Prajurit TNI harus memenuhi syarat, serta lulus tahapan seleksi dari tingkat daerah sampai pusat. "Pengumuman calon yang lulus pun dilakukan secara terbuka," pungkasnya. (*)