Rabu, 02 Agustus 2017
iklan reuni akbar ke tisabilaga Serda M tasir Hidayat
pada usia ke 24 tisabilaga alumni secata PK-1 TNI AD Gel 1 TA 1993 mengajhak dulur semua hadir Pada acara Reuni akbar yg akan di laksanakan 17 september 2017 bertempat di secata Rindam v/brawijaya jl gubernur suryo no 1 Magetan mari kita hadir, mengikat tali silaturahni dan persaudaraan kita liting adalah sauadara. tanpa kehadiran teman tdk akan sukses, salam satu hati satu jiwa tisabilaga
Selasa, 11 April 2017
PERAN KORAMIL MELALUI BINTER UNTUK MENCEGAH KONFLIK SOSIAL DI WILAYAH
PERAN KORAMIL MELALUI BINTER UNTUK MENCEGAH KONFLIK SOSIAL DI WILAYAH
Dalam rangka menghadapi kondisi
bangsa saat ini, dengan tegas dijelaskan bahwa TNI sebagai Alat Negara di
bidang pertahanan dan berdasarkan Undang – Undang Republik Indonesia No
34/2004 telah mengamanatkan bahwa tugas pokok TNI adalah “ Menegakkan
kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan
Pancasila dan UUD RI Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh
tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan
Negara termasuk tugas-tugas TNI dalam OMP dan OMSP.
Menyikapi hal tersebut maka
pimpinan TNI dalam hal ini Pimpinan TNI-AD sudah mengambil langkah-langkah
pembenahan didalam merancang tentang tugas dan tanggung jawab Komando
Teritorial (Kodim) didalam melaksankan tugasnya dilapangan, sehingga diharapkan
tugas pokok Komando Teritorial (Kodim) dalam hal ini pembinaan Geografi,
pembinaan Demografi dan pembinaan Kondisi Sosial dapat betul-betul
dailaksanakan dengan baik melalui metode Bhakti TNI dan Pendekatan Kerakyatan
guna menciptakan sistim ketahanan wilayah yang tangguh dan barisan terdepan didalam
melaksankan kegiatan ini ada pada tingkatan Kodim dan Koramil yang merupakan
ujung tombak dari pembinaan kewilayahan dalam mendukung ketahanan wilayah.
Unsur-unsur konflik sosial adalah dua pihak atau lebih yang terlibat konflik,
UPAYA PENINGKATAN PEMBINAAN TERITORIAL TINGKAT KODIM DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN NASIONAL
UPAYA PENINGKATAN
PEMBINAAN TERITORIAL TINGKAT KODIM DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN NASIONAL
BAB – I
PENDAHULUAN
1. Umum.
a. Proses perkembangan bangsa Indonesia yang ditandai dengan era reformasi yang dilakukan secara instant tanpa adanya perencanaan yang melalui proses pengkajian secara akademik dan tidak konseptual, tetapi hanya dilandasi oleh keinginan untuk merubah suatu keadaan kepada era yang lebih baik dimana perubahan tersebut hanya dilandasi oleh suatu keinginan yang bersifat emosional saja tanpa berpikiran bahwa suatu perubahan akan membutuhkan waktu dan pengorbanan yang tinggi dari segenap anak bangsa, dan ditengah-tengan tuntutan dari beberapa pihak yang menginginkan perubahan secara mendasar tentang tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara ada slah satu tuntutan yang bersifat krusial yaitu dihilangkannya komando territorial padahal komando territorial merupakan wujud dari sistim pertahanan Negara yang paling kuat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, namun demikian kita sadar bahwa kita pernah melakukan kesalahan di dalam menerapkan tugas koter dimasa lalu tetapi hal tersebut sudah mulai di perbaiki tentang tugas dan tanggung jawab Koter di dalam paradigma baru TNI.
b. Menyikapi hal tersebut maka pimpinan TNI dalam hal ini Pimpinan TNI-AD sudah mengambil langkah-langkah pembenahan didalam merancang tentang tugas dan tanggung jawab Koter didalam melaksankan tugasnya dilapangan, sehingga diharapkan tugas pokok koter dalam hal ini pembinaan Geografi, pembinaan Demografi dan pembinaan kondisi sosial dapt betul-betul dailaksanakan dengan baik melalui metode bhakti TNI dan pendekatan kerakyatan guna menciptakan sistim ketahanan wilayah yang tangguh dan barisan terdepan didalam melaksankan kegiatan ini ada pada tingkatan Kodim dan Koramil yang merupakan ujung tombak dari pembinaan kewilayahan dalam mendukung ketahanan wilayah.
c. Dalam mendukung kegiatan kewilayahan ini maka aparat territorial harus dapat bekerja sama dengan seluruh komponen yang ada di masyarakat dan dengan aparat pemerintah daerah setempat sehingga, sehingga tujuan dan sasaran didalam rangka pembinaan territorial dalam mendukung ketahanan wilayah tidak terjadi ketimpangan dan bertolak belakang antara tujuan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan tujuan pertahan yang dilaksanakan oleh TNI, sehingga apa yang kita inginkan dan yang masyarakat harapkan dari dapt tercapai dan terlaksanakan berupa kegiatan peningkatan pembinaan territorial yang dilaksanakan oleh Kodim dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang mantap dalam wadah NKRI.
PENDAHULUAN
1. Umum.
a. Proses perkembangan bangsa Indonesia yang ditandai dengan era reformasi yang dilakukan secara instant tanpa adanya perencanaan yang melalui proses pengkajian secara akademik dan tidak konseptual, tetapi hanya dilandasi oleh keinginan untuk merubah suatu keadaan kepada era yang lebih baik dimana perubahan tersebut hanya dilandasi oleh suatu keinginan yang bersifat emosional saja tanpa berpikiran bahwa suatu perubahan akan membutuhkan waktu dan pengorbanan yang tinggi dari segenap anak bangsa, dan ditengah-tengan tuntutan dari beberapa pihak yang menginginkan perubahan secara mendasar tentang tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara ada slah satu tuntutan yang bersifat krusial yaitu dihilangkannya komando territorial padahal komando territorial merupakan wujud dari sistim pertahanan Negara yang paling kuat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, namun demikian kita sadar bahwa kita pernah melakukan kesalahan di dalam menerapkan tugas koter dimasa lalu tetapi hal tersebut sudah mulai di perbaiki tentang tugas dan tanggung jawab Koter di dalam paradigma baru TNI.
b. Menyikapi hal tersebut maka pimpinan TNI dalam hal ini Pimpinan TNI-AD sudah mengambil langkah-langkah pembenahan didalam merancang tentang tugas dan tanggung jawab Koter didalam melaksankan tugasnya dilapangan, sehingga diharapkan tugas pokok koter dalam hal ini pembinaan Geografi, pembinaan Demografi dan pembinaan kondisi sosial dapt betul-betul dailaksanakan dengan baik melalui metode bhakti TNI dan pendekatan kerakyatan guna menciptakan sistim ketahanan wilayah yang tangguh dan barisan terdepan didalam melaksankan kegiatan ini ada pada tingkatan Kodim dan Koramil yang merupakan ujung tombak dari pembinaan kewilayahan dalam mendukung ketahanan wilayah.
c. Dalam mendukung kegiatan kewilayahan ini maka aparat territorial harus dapat bekerja sama dengan seluruh komponen yang ada di masyarakat dan dengan aparat pemerintah daerah setempat sehingga, sehingga tujuan dan sasaran didalam rangka pembinaan territorial dalam mendukung ketahanan wilayah tidak terjadi ketimpangan dan bertolak belakang antara tujuan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan tujuan pertahan yang dilaksanakan oleh TNI, sehingga apa yang kita inginkan dan yang masyarakat harapkan dari dapt tercapai dan terlaksanakan berupa kegiatan peningkatan pembinaan territorial yang dilaksanakan oleh Kodim dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang mantap dalam wadah NKRI.
Senin, 21 November 2016
Danramil 0804/11 Takeran Sebagai Pembina Upacara di MAN Takeran
Danramil 0804/11 Takeran Sebagai Pembina Upacara di MAN
Takeran
Magetan – Upacara Bendera secara rutin digelar setiap
hari senin di setiap sekolahan, salah satunya adalah MAN Takeran, terasa
istimewa Danramil Takeran Kapten Inf Sarpan sebagai pembina upacara
tersebut. Senin 21/11/2016
Pembina Upacara dalam sambutannya Kapten Inf Sarpan menyampaikan bahwa kegiatan Teritorial di gelar di seluruh wilayah Kabupaten Magetan, selain itu pihaknya menghimbau kepada para Siswa/ Siswi MAN Takeran untuk terus rajin belajar, manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik – baiknya, bila mana kita rajin belajar, maka apa yang kita cita – citakan Insya Allah dapat tercapai.
Upacara bendera merupakan kegiatan yang wajib dan rutin kita laksanakan setiap hari senin. Makna kegiatan upacara bendera yang kita laksanakan secara tertib dan hikmat Ini, merupakan salah satu Dasar Bela Negara, Cinta Tanah Air Yaitu Mencintai Wilayah NKRI , menghormati Bendera Merah Putih Dan Menghormati Pancasila Sebagai Idiologi Bangsa Indonesia.
Selain itu pembina upacara mengajak kepada para siswa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa jangan mudah di hasut, di adu domba sehingga terjadi seperti daerah lain terjadi perkelaian antara sekolah dan pelajar. Begitu jangan terlibat dalam kasus narkoba sehingga siswa terjerat hukum dan gagal sekolah. Taati Dan laksanakan aturan yang ada di sekolah MAN, sehingga cita – cita adik pelajar tercapai. (tsr dim 0804)
TNI, PNS, Masyarakat Istighosah dan Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa Di Kodim 0804 Magetan
Anggota TNI Kodim 0804. PNS, dan
masyarakat melaksanakan istighosah dan doa keselamatan bangsa bersama
masyarakat di Lapangan Tenes Kodim 0804 Magetan Senin (21/11/2016).
Hal ini sebagai ungkapan rasa
syukur terwujudnya kedamaian, keselamatan, persatuan dan kesatuan bangsa
terkait berbagai peristiwa yang dihadapi bangsa Indonesia akhir-akhir ini.
Dalam acara yang dimulai pukul
07.30 ini, yang dihadiri Dandim 0804, Kasdim 0804, Perwira Staf, Danramil
Jajaran Kodim 0804 dan masyarakat sekitar turut hadir. Acara ini mengundang
sekitar 500 peserta termasuk di dalamnya 25 anak yatim. Selain itu, acara ini
juga dipimpin oleh Ustaz Muhammad Tafsir Hidayat yang didatangkan dari
kabupaten Lamongan (tauziah) bagi umat Islam, Keselamatan Bangsa dan Negara
amatlah penting bagi kehidupan sebuah bangsa, terlebih bila negara tersebut
sedikit mengalami ganguan atau ancaman baik itu yang ada dalam negeri maupun
luar negeri dengan dalih issue, propaganda, teror dsb.
Sabtu, 19 November 2016
Latihan Taktis UST Tingkat Kompi Yonif 412/6/2 Kostrad
Yonif 412/6/2 Kostrad Purworejo – Batalyon
Infanteri Mekanis 412/Bharata Eka Shakti Kostrad merupakan satuan tempur yang
senantiasa dituntut untuk selalu siap digerakkan dalam rangka kontijensi yang
terjadi di wilayah seluruh wilayah NKRI. Guna mendukung keberhasilan tugas
pokok tersebut, maka diperlukan kemampuan yang handal baik perorangan maupun
satuan melalui latihan. Demikian harapan Komandan Batalyon Infanteri Mekanis
412 Kostrad Letnan Kolonel Inf Fendri Navyanto Raminta.
Taktik bukanlah ilmu yang
dihapalkan tetapi ilmu yang harus diterapkan, dilatihkan dan dikuasai oleh
prajurit sesuai jabatannya, maka wajib bagi seluruh prajurit Yonif 412/BES
Kostrad selalu berlatih untuk mewujudkan prajurit yang profesional, handal
serta militan karena kesejahteraan bagi prajurit adalah melaksanakan latihan
dan latihan. Dengan latihan yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh secara
bertahap, bertingkat dan berlanjut akan dapat meningkatkan naluri bertempur
bagi insan prajurit sehingga timbul rasa peka terhadap setiap pergerakan musuh
yang membahayakan dirinya.
Uji Siap Tempur (UST) tingkat
Kompi senapan atau yang biasa disebut dengan UST Kipan adalah salah satu
methode yang dilaksanakan untuk menguji dan mengukur kesiapan tempur satuan
setingkat Kompi senapan dalam menghadapi segala ancaman terhadap stabilitad
nasional dalam rangka mempertahankan kedaulatan NKRI.
DANRAMIL 0804/07 KARANGREJO HADIRI MEMPERINGATI HARI KEMERDEKAAN RI KE 71 DAN MENYONGSONG MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1438 H. TH 2016 KEC KARAS KAB MAGETAN
Koramil 0804/07 Karangrejo, Jumat tgl 18 -11- 2016 pkl 21.00
s/d. 01.00 wib brtempat di Lapangan Ds Karas Kec Karas Kab Magetan telah di
laksanakan pengajian umum Turut hadir Bupati magtn Drs H sumantri, Camat karas sdr Arif ,Mm, Danramil 0804/07 Karangrejo Kapten Inf Misran,
Wakapolsek karas AIPTU Subandi, Undangan skitar 500 org muslimin &
muslimat, dalam acara memperingati Hari
Kemerdekaan Ke 71 tahun 2016 dan menyongsong Maulid Nabi Muhammad Saw 1438 H.
Dengan mubaligh Ki Joko Goro Goro. ( KH.Abdul Rochim S.Pd.i) dari Demak
Acara diawali dengan Pembacaan ayat suci alquran, pada pukul 21.00
wib camat karas sdr Arif,Mm memberikan sambutan dengan
memperingati Kemerdekaan Ke 71 th 2016 serta menyongsong Maulid Nabi Muhammad
Saw 1438 H ini saya ucapkan banyak trima kasih kepada semua panitia yang telah
bekerja dengan maksimal, shingga dapat
terlaksana peringatan HUT RI ke 71 dan Menyongsong Maulid Nabi Muhammad Saw ini
dengan Maksimal dan lancar serta saya mhon maaf kepada seluruh undangan kalau
ada kekurangan dalam penyambutan kami serta sarana dan pra srana kami dengan
seluruh penyelenggara mohon maaf yang sebesar besarnya. Semoga apa yang menjadi
tausyiah dr K.H. Abdur Rochim S.pd.I ( Ki Joko Goro Goro dr Demak ) bisa
menjadi berkah & plajaran buat kita semua serta berkesan untuk kita.
Selasa, 06 September 2016
PERSIAPAN PENGAMANAN KUNJUNGAN PANGDAM V/BRW DI KODIM 0804/MAGETAN
PERSIAPAN PENGAMANAN KUNJUNGAN PANGDAM V/BRW DI
KODIM 0804/MAGETAN
Dalam rangka Kunjungan kerja Pangdam V Brawijaya
di Kodim 0804/Magetan Dandim dan Danramil jajaran Kodim 0804 mengadakan
pengecekan personil, pengecekan gamad, DAN PENGECEKAN RAMBUT kepada seluruh
personil Kodim 0804 Magetan dalam suatu apel Selasa (6/9/16)
Adapun tujuan Dandim 0804 Magetan adalah untuk
melihat sejauh mana tentang kesiapan personil dan materill serta sarana
pendukung lainnya dari masing-masing satuan jajaran KODIM 0804, baik dari
satuan jajaran Koramil, Polri dan Instansi Pemerintah Daerah yang tergabung
dalam pelaksanaan tugas pengamanan kunjungan kerja Pangdam V/Brawiajaya DI Kodim
0804 dan Pemkab Magetan.
Langganan:
Postingan (Atom)





